Senin, 10 Mei 2010

Perjalanan ke Fort Worth, Texas

Sejauh apa sih perjalanan yang harus ditempuh dari Indonesia ke Amerika? Jawabannya beragam-ragam. Yang jelas jauh sekali. Awalnya ngantre panjang dulu di Jakarta. Sempat disangka TKI juga, gara-gara minta cek in grup, sial. Trus urus bebas fiskal, masih lancar semua. Kwmudian urus departure dan boarding. Rekan Aish terpaksa membuang sampo, sabun, dan peralatan mandinya karena dibawa di hand baggage. Kasian juga, untung itu yang bekas, toiletries yang baru masih ada di koper. Yang lainnya, tanpa halangan berarti. Untung udah online check in sebelumnya. Pada kasus kami, transit di Taiwan. Di Taiwan terjadi penyitaan pisau lipat dari rekan Aish. Yang punyanya rupanya ga nyadar kalo dia bawa pisau lipat dari Jakarta. Herannya, baru ketahuan di Taiwan. Taipei Airport lumayan juga. Banyak miniature tempat-tempat wisata. Bagus untuk foto-foto. Kemudian lanjut ke San Fransisco. Makanan di Eva Air ga terlalu enak, rasanya kayak makanan-makanan oriental siangapur yang plain-plain gitu. Atau entah lidah saya yang kurang cocok. Meladeni petugas-petugas imigrasi yang penuh dengan kecurigaan bin cemberutisme. Jangan harap dapat perlakuan ramah, tidak dapat masalah aja udah bagus. Lesser you speak, better. Ga usah banyak cerita sama mereka, cukup jawab yang penting-penting aja. Oiy tips penting buat perjalanan internasional: wajib online check-in…slain bwt kepastian bangku di pesawat,,sangat mengurangi beban perjalanan yang mrepotkan..asyik lho udah megang2 semua boarding pass dari Jakarte..no need to worry anymore..yippie..hehe

Tidak ada komentar:

Posting Komentar